Amerika Diperingatkan Keras oleh Taliban, Tak Boleh Operasikan Drone di Afghanistan

Anton Suhartono
AS diminta tak mengoperasikan drone di Afghanistan. (Foto Reuters)

KABUL, iNews.id - Amerika Serikat (AS) diperingatan keras oleh Taliban. Negara adidaya itu tak boleh mengoperasikan drone di wilayah udara Afghanistan lagi. 

Taliban menyebut penerbangan drone oleh asing melanggar kedaulatan wilayah Afghanistan.

"Amerika Serikat telah melanggar semua hak dan hukum internasional serta komitmennya kepada Taliban di Doha, Qatar, dengan pengoperasian pesawat tak berawak ini di Afghanistan," bunyi pernyataan Taliban, di Twitter, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (29/9/2021).

Taliban juga menyerukan kepada semua negara, khususnya AS, untuk memperlakukan Afghanistan sesuai dengan hak, hukum, dan komitmen internasional guna mencegah dampak negatif.

Sejauh ini belum ada komentar dari pejabat AS soal peringatan Taliban tersebut.

AS menjalankan misi untuk memerangi kelompok militan di Afghanistan sebagaimana misi awal mereka saat pertama menginvasi pada 2001. Kelompok Al Qaeda dan ISIS merupakan sasaran mereka.

Namun serangan drone terhadap anggota ISIS terduga pelaku serangan bom bunuh diri pada bulan lalu justru menewaskan 10 warga sipil, tujuh di antaranya anak-anak. AS mengakui ada kesalahan dalam serangan itu.

Taliban berada di bawah tekanan masyarakat internasional untuk melepaskan hubungan dengan Al Qaeda, kelompok di balik serangan 11 September di New York dan Washington DC.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Dalami Temuan Drone Laut Asing di Selat Lombok

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Polda DIY Kerahkan 21 Drone Pantau Arus Mudik Lebaran selama Operasi Ketupat Progo

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal