Amarah Sultan Agung Pasukannya Gagal Taklukkan VOC, 744 Prajurit Jawa Dihukum Mati

Avirista Midaada
llustrasi para prajurit Jawa dari Kerajaan Mataram Islam. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Sultan Agung penguasa Kesultanan Mataram berusaha memperluas kekuasaannya. Ekspansi wilayah pun dicanangkan usai menaklukkan Surabaya dan beberapa wilayah di timur Pulau Jawa.

Konon setelah Surabaya, target sasaran berikutnya yakni Banten. Tetapi saat itu menaklukkan Banten tidaklah mudah sebab sudah masuk kekuasaan VOC Belanda.

Bila ingin menguasai wilayah Banten, Sultan Agung harus menyingkirkan VOC yang dianggap sebagai batu perintang.

Awalnya Sultan Agung menawarkan perdamaian dengan VOC asalkan mereka mengakui Kerajaan Mataram Islam. Syarat-syarat tertentu juga ditawarkan pada 1628 ditolak VOC. Sultan Agung pun menyatakan perang melawan VOC.

"Perang pun digaungkan, Sultan Agung mengirim pasukan Mataram I yang dipimpin oleh Tumenggung Bahureksa pada 27 Agustus 1628," demikian dikutip dari "Hitam Putih Kekuasaan Raja - Raja Jawa Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta dan Wanita", karya Sri Wintala Achmad.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keistimewaan Sultan Agung, Bisa Pergi Secepat Kilat Sujud di Makkah Setiap Jumat

57 tahun lalu

Akhir Keruntuhan VOC, dari Skandal Korupsi hingga Bangkrut Biayai Perang Lawan Mataram

57 tahun lalu

Benteng Belgica di Pulau Naira Maluku, Tempat Pertempuran Sengit VOC dan Portugis

57 tahun lalu

Sejarah Penanggalan Jawa, Digunakan Semasa Sultan Agung Berkuasa di Mataram

57 tahun lalu

Panembahan Senopati Mangkat, Perang Saudara Pecah di Kerajaan Mataram Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal