“Sebetulnya di sini pemutusan rantai Covid-19 sudah dijalankan. Posko kami juga pernah jadi percontohan dan ini karena musibah,” katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Pemkab Kulonprogo, Baning merilis ada 35 warga Jangkaran yang positif Covid-19 dari klaster pengajian di salah satu masjid. Dari tracing yang dilakukan terhadap 58 orang, 39 menunjukkan gejala dan ada 34 yang positif sehingga total ada 35 kasus.
Baning mengatakan, berdasarkan laporan pelaksanaan pengajian tidak menerapkan protokol kesehatan yang benar dan warga masih melakukan budaya saling berjabat tangan.