764 Kelompok Jaga Warga Terbentuk di Gunungkidul, Tangani Bunuh Diri hingga Perceraian

Antara
Bupati Gunungkidul Sunaryanta memberikan arahan kepada perwakilan kelompok jaga warga pada Kamis (16/12/2021). (Foto : HO-Humas Pemkab Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Sebanyak 764 kelompok jaga warga telah terbentuk di Gunungkidul. Kelompok ini bertugas untuk menangani berbagai masalah sosial, termasuk fenomena sosial seperti bunuh diri, pernikahan dini, hingga perceraian.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan keberadaan kelompok jaga warga mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) DIY Nomor 27 Tahun 2021 bahwa jaga warga dinyatakan sebagai bagian dari pendukung keistimewaan DIY.

"Pembentukan jaga warga sudah dilakukan sejak 2015 lalu yang dilakukan secara mandiri oleh warga," kata Johan di Gunungkidul, kamis (16/12/2021).

Dia mengatakan dari 18 kecamatan di Gunungkidul, baru empat kecamatan yang kelompok jaga warganya sudah mencapai 100 persen. Adapun kelompok ini terbentuk di setiap dusun. Adapun empat kecamatan tersebut, yakni Tepus, Playen, Semanu, dan Patuk.

Sebanyak 764 kelompok jaga warga ini tersebar di 74 desa yang berada di 18 kecamatan. Terbanyak berada di Kecamatan Semanu dengan 106 kelompok, kemudian Playen sebanyak 101 kelompok dan Tepus sebanyak 83 kelompok.

"Capaian tersebut tidak lepas dari dukungan warga sendiri. Kelompok jaga warga ini pun turut mendapat dorongan dan fasilitasi dari pemerintah desa dan kecamatan," katanya.

Dia juga mengatakan tugas pendampingan, sosialisasi, dan pembentukan kelompok jaga warga akan bergeser. Nantinya peran tersebut akan diambilalih oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Pengalihan tersebut juga sesuai dengan amanat Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2021," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Pilu! Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta

57 tahun lalu

5 Fakta Pilu Siswa SD di Ngada NTT Bunuh Diri, Nomor 3 Bikin Nyesek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal