Pencarian melibatkan petugas BPBD, SAR, TNI/Polri dibantu potensi SAR dan relawan serta masyarakat. Namun sampai siang ini belum berhasil menemukan kedua korban hilang.
Sementara itu, dampak hujan lebat yang terjadi di Bantul menyebabkan sejumlah kecamatan terendam. Di antaranya Pundong, Kretek, Sanden hingga Srandakan. Banjir akibat luapan sungai juga menyebabkan akses transportasi di Jalan Imogiri dan Kretek terputus.
Kabid Humas Polda DIY, ABKP Yulianto mengatakan untuk menangani banjir dan pengungsian di Bantul, Polda DIY menerjunkan anggotanya di lapangan. Salah satunya melibatkan tim dari Brimobda Polda DIY yang menurukan satu kompi atau sekitar 100 orang personel.
Sedangkan dapur umum juga disediakan oleh Brimob di Pleret, Bantul. Polda DIY juga menerjunkan 60 anggota Satsabhara untuk membantu evakuasi warga terdampak bencana. “Kita juga didukung dari polres dan polsek untuk turun di masyarakat,” katanya.