25 WN China Ditangkap saat Penyitaan Kapal Tanker, Beijing Minta Penjelasan

Antara
Penampakan dua kapal tanker milik Iran dan Panama yang disita Bakamla di Perairan Kalimantan, belum lama ini. (Foto: Antara)

Iran dituduh berusaha menyembunyikan tujuan penjualan minyaknya dengan menonaktifkan sistem pelacakan di kapal tankernya. Pihak berwenang Indonesia menyatakan, kapal-kapal itu menyembunyikan identitas mereka dengan tidak menunjukkan bendera nasional, mematikan sistem identifikasi otomatis, dan tidak menanggapi panggilan radio. 

Padahal, Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengharuskan kapal menggunakan transponder atau perangkat sinyal untuk keselamatan dan transparansi. Kru bisa mematikan perangkat jika ada bahaya pembajakan atau bahaya serupa. 

“Kami menyambut baik upaya Bakamla (Badan Keamanan Laut RI) untuk melawan aktivitas maritim terlarang,” ujar Juru Bicara Kedubes AS di Jakarta kepada Reuters.  Dia mengatakan, Amerika mendukung upaya untuk memastikan penegakan standar IMO untuk keselamatan dan kepatuhan lingkungan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Keluarga Minta Kemlu Turun Tangan

57 tahun lalu

Viral! Bayi di Kampar Riau Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal