2 Pembimbing Santri di Bantul Dikeroyok-Ditusuk, GP Ansor Minta Pelaku Ditangkap 1x24 Jam

Yohanes Demo
Ilustrasi dua pembimbing santri Ponpes Al Fatimiyah Krapyak Bantul menjadi korban pengeroyokan. (Foto: Istimewa)

BANTUL, iNews.id - Dua pembimbing santri Pondok Pesantren Al Fatimiyah, Krapyak, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY menjadi korban pengeroyokan dan penusukan, Rabu (23/10/2024) malam. Para pelaku diduga sekelompok orang mabuk yang terpengaruh minuman keras keras (miras).

Kejadian ini mengundang kemarahan organisasi masyarakat (ormas) GP Ansor DIY. Dalam hal ini, GP Ansor DIY memberikan ultimatum kepada penegak hukum untuk segera menangkap para pelaku.

Ketua GP Ansor DIY Abdul Muiz dalam pernyataan sikapnya mendorong polisi agar segera menangkap pelaku dalam waktu 1X24 jam.

"Pihak berwajib harus segera menindak pelaku pengeroyokan dan penusukan pada pembimbing santri PP Al Fatimiyah, Krapyak secara adil sesuai dengan aturan hukum. Jika tidak, GP Ansor dan Banser DIY akan mengambil sikap tegas," ujarnya, Kamis (24/10/2024).

Dalam pernyataannya, dia juga menginstruksikan kepada semua kader GP Ansor dan Banser untuk menjaga situasi dan kondusivitas serta tidak terpancing melakukan hal-hal yang dapat merugikan kepentingan bersama.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Bantul, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil

57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

2 Tahun Buron, Pelaku Pengeroyokan Maut di Bondowoso Ditangkap di Konter HP Jember

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal