190 Tahun Kabupaten Bantul Tak Bisa Lepas dari Perjuangan Pangeran Diponegoro

Kuntadi
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menjadi pemateri dalam workshop sejaran Kabupaten Bantul. (Foto: Humas Pemkab Bantil)

Masyarakat pernah hidup dalam masa kerajaan , pejajahan, masa perjuangan dan saat ini kita hidup pada masa milenial. Pendidikan karakter untuk generasi penerus harus diperhatikan dengan berlandaskan pada adat istiadat kebudayaan Jawa yang adi luhung. 

“Kebudayaan Jawa yang adi luhung telah mengajarkan kita sikap yang sopan santun dan berperilaku dengan unggah ungguh yang tepat,” katanya.   

Joko Purnomo juga minta agar pelaksanaan kebudayaan tidak hanya serta merta membuat acara-acara pentas yang mengundang banyak penonton. Namun juga bagaimana hak istimewa berupa dana keistimewaan untuk pemberdayaan sanggar budaya, adat istiadat dan pemberdayaan kebudayaan sebagai aset dan investasi masa akan datang.

“Kebudayaan menjadi salah satu pilar yang mempertahanakan dan mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Bantul, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil

57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Misteri Kerangka di Sungai Bedog Terungkap, Ternyata Warga Bantul yang Sempat Hilang

57 tahun lalu

Kerangka Manusia Ditemukan di Sungai Bedog Bantul, Diduga Orang yang Dilaporkan Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal