190 Tahun Kabupaten Bantul Tak Bisa Lepas dari Perjuangan Pangeran Diponegoro

Kuntadi
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menjadi pemateri dalam workshop sejaran Kabupaten Bantul. (Foto: Humas Pemkab Bantil)

Masyarakat pernah hidup dalam masa kerajaan , pejajahan, masa perjuangan dan saat ini kita hidup pada masa milenial. Pendidikan karakter untuk generasi penerus harus diperhatikan dengan berlandaskan pada adat istiadat kebudayaan Jawa yang adi luhung. 

“Kebudayaan Jawa yang adi luhung telah mengajarkan kita sikap yang sopan santun dan berperilaku dengan unggah ungguh yang tepat,” katanya.   

Joko Purnomo juga minta agar pelaksanaan kebudayaan tidak hanya serta merta membuat acara-acara pentas yang mengundang banyak penonton. Namun juga bagaimana hak istimewa berupa dana keistimewaan untuk pemberdayaan sanggar budaya, adat istiadat dan pemberdayaan kebudayaan sebagai aset dan investasi masa akan datang.

“Kebudayaan menjadi salah satu pilar yang mempertahanakan dan mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Bantul, Pemotor Perempuan Tewas

8 hari lalu

Gandeng UGM dan UNY, Pembudi Daya Gurami di Bantul Kini Pakai Teknologi IoT dan Akuaponik

18 hari lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

18 hari lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

27 hari lalu

Liburan Berujung Duka, Bocah asal Muna Tewas Tenggelam di Kolam Renang Bantul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal