“Saat ini ada 348 KK di huntara, di mana sewa rumahnya berakhir pada Oktober 2019 nanti. Makanya sebelum Oktober ini kami pulangkan,” kata Martin.
Dia menegaskan, pihaknya siap melakukan pemulangan warga pengungsi dari lima desa tersebut. Saat ini prosesnya tinggal menunggu tim dari Kodam I/BB yang bertindak sebagai koordinator pemulangan pengungsi dalam melaksanakan karya bakti.
Untuk dukungan bantuan, saat ini anggaran sudah ada dari BPBD Provinsi Sumut berupa bantuan seng dan material bangunan lainnya. Bantuan ini akan diberi secara simultan kepada 1.100 kepala keluarga yang ada di lima desa tersebut.
“Ada sekitar 35.000 lembar seng yang akan kami bagikan sesuai dengan yang diajukan sdetelah rapat. Kami akan langsung assesmen ke lapangan bersama semua tim agar pihak Kodam I/BB juga mendata rumah yang layak untuk diterapkan karya bakti sesuai fakta di lapangan,” tuturnya.