“Owner arisan bawa oknum polisi ke rumah Saya dibawa ke salah satu Polsek di Kota Medan. Setibanya di kantor polisi, saya tidak di BAP dan disuruh menandatangani surat pernyataan yang isinya penitipan uang,” kata Ayin.
Kasus terjebak arisan online juga dialami Acin, warga Kota Medan yang baru membuka usaha. Acin yang berniat berhenti dan mengembalikan modal dipakainya, juga diwajibkan owner membayar bunga uang dengan jumlah yang sangat besar.
Acin bahkan diteror sang owner dengan memampangkan foto dirinya dan foto keluarganya di grup WhatsApp admin. “Tujuan owner jelas untuk mempermalukan saya. Kok keluarga saya dibawa-bawa,” katanya.
Untuk menakut-nakuti Acin, sang owner diduga menyuruh seseorang yang mengaku sebagai wartawan unit Polda Sumut sebagai debt collector. “Dia katanya wartawan di Polda Sumut. Apa wartawan itu tugasnya sekarang jadi penagih utang? bukan cari berita lagi,” kata Acin menyesalkan oknum wartawan yang diduga suruhan owner arisan online.
Sementara itu, Linda selaku owner arisan Deluxe yang dikonfimasi iNews.id tidak bersedia memberikan keterangan. ”Maaf untuk saat ini saya tidak bersedia memberikan keterangan apapun. Nanti saya bicarakan dulu dengan kuasa hukum saya,” jawab Linda.