"Sebelum kejadian keduanya tampak akan survei lapangan. Maraden datang menggunakan mobil dari Kecamatan Rantau Perapat. Mobilnya dititipkan ke Burhan (saksi) lalu mereka berdua pergi ke lahan itu meminjam sepeda motor, dan terjadilah pembunuhan itu," ujar dia.
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat mengatakan, belum bisa memastikan adanya indikasi persoalan konflik lahan terkait kematian Sanjai dan Maraden.
"Masih penyelidikan, masih dikembangkan belum bisa disimpulkan," ujar dia.
Sebelumnya, dua pria diduga wartawan dan anggota LSM tewas penuh luka di dalam parit kawasan perusahaan PT SAB/KSU Amalia, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir.