KARO, iNews.id - Warga Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang berjarak lima kilometer (Km) dari kaki Gunung Sinabung dibayangi ketakutan akan erupsi yang masih kerap terjadi. Erupsi ini membawa hujan abu dan membuat kondisi langit menjadi gelap.
"Kami takutlah, namanya kan kalau sudah meletus semua jadi gelap gulita. Ada lubang sedikit saja di rumah itu abunya masuk ke dalam dan menutupi semuanya jadi tampak hitam semua," ujar Rita Sembiring warga Naman, Kamis (13/8/2020).
Dia berharap bantuan bagi masyarakat terus mengalir, khususnya kebutuhan akan masker saat terjadi erupsi Gunung Sinabung.
"Setiap ada erupsi ada yang menginformasikan kepada kami untuk memakai masker dan pelindung mata agar terhindar dari penyakit yang disebabkan debu vulkanis," katanya.
Diketahui, Gunung Sinabung kembali erupsi pada Kamis (13/8/2020) pukul 06.07 WIB. Berdasarkan pengamatan, kolom abu mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak.