"Saya tanya, kamu kenapa. Saya kena begal bang. Mana keretanya, dibawa ke sana bang. Kamu kenapa kok berdarah, dijawabnya saya kena tikam bang," katanya.
Korban lalu menunjukkan luka di punggungnya. Adi melihat punggung korban terdapat satu luka tusukan yang cukup besar dan mengeluarkan banyak darah. Saat itu, dia menghubungi teman-temannya namun tidak kunjung datang. Beberapa saat kemudian, warga dan teman-teman korban mulai berdatangan lalu membawanya ke rumah sakit.
"Katanya juga sempat membawanya ke Polsek (Percut Sei Tuan) untuk melapor," katanya.
Beberapa saat setelah korban dibawa ke rumah sakit, beberapa orang polisi datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan.
"Dari rekaman kamera CCTV di masjid, pelaku begalnya berjumlah dua orang menggunakan satu sepeda motor," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia bersama dengan personelnya sudah turun ke lokasi dan meminta keterangan warga yang membawa korban ke rumah sakit.
"Korban sudah membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan. Saat masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.