Menanggapi video yang viral, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji menyatakan telah bertemu dengan kedua pihak yang bersengketa, termasuk penasihat hukum masing-masing.
"Kami Kodim sudah bertemu dengan dua pihak yang bertikai dengan permasalahan lembu. Baik penasihat hukum saudari dari MS dan saudara J," ujarnya.
Dia menyayangkan narasi yang berkembang di media sosial karena membawa nama institusi TNI Angkatan Darat.
"Yang kami sayangkan dari konflik di lapangan membawa nama institusi TNI Angkatan Darat," katanya.
Hanung menegaskan tidak ada personel TNI yang terlibat dalam pengambilan ataupun pencurian lembu sebagaimana disebutkan dalam video.