Viral Pemotor Jatuh Dikira Tersenggol Polisi di Medan, Ternyata Ini Faktanya

Jafar
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar saat memberikan keterangan terkait kecelakaan antara petugas Polantas dan pengendara sepeda motor di Jalan Sudirman, Kota Medan. (Foto: Istimewa)

Ditanya apakah petugas Lantas mengejar pengendara sepeda motor dikarena tidak yang dibonceng tidak mengganggu helem. Sonny mengungkapkan bahwa mereka tidak dikejar oleh petugas. 

"Pengendara sepeda motor tidak dikejar. Kita sudah konfirmasi kepada yang bersangkutan (polisi) bahwa dirinya tidak ada mengejar. Tapi karena si anaknya tidak menggunakan helm, yang dibonceng, sehingga mungkin ia merasa dikejar. Akhirnya mungkin gugup, atau gimana akhirnya terjatuh," katanya.

Sonny menjelaskan saat pengendara sepeda motor itu terjatuh, petugas yang bersangkutan langsung berbalik arah untuk menolong. 

"Bahwa yang sebenarnya adalah, yang bersangkutan langsung berbalik arah, kemudian posisi anggota kita kan sudah berada di depan yang tabrakan ini, sehingga antara dia mendengar atau tidak, tapi kemudian setelah dijelaskan dia kemudian berbalik arah dan kemudian ikut menolong," ucapnya.

"Dia mengetahui, setelah dia menoleh dia melihat di depan ada lampu hijau pada saat itu. Sehingga pada saat itu dia ragu, maju atau bagaimana. Akhirnya dia kembali," katanya lagi.

Sementara, pengendara sepeda motor Ridwan saat ditanyai mengaku gugup karena rekan yang dibonceng dirinya tidak menggunakan helem. 

"Saya gugup karena kawan saya tidak pakai helem," ucap Ridwan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan

57 tahun lalu

Pemotor Perempuan Tewas Kecelakaan di Madiun, Diduga Tersangkut Kabel Listrik yang Putus

57 tahun lalu

Tikungan Berbahaya di Ponorogo, Truk Ekspedisi dan Pikap Tabrakan

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Truk Penuh Muatan Terguling

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal