Trauma dan Stres, Bocah Dicabuli 10 Orang Bertopeng di Medan Jalani Pemeriksaan Psikologi

Wahyudi Aulia Siregar
Ilustrasi pencabulan anak. (Foto: Istimewa)

Sementara ibu korban mengaku semenjak kejadian pencabulan itu, sang anak trama. Dia cenderung tak mau bergaul dan ketakutan bila melihat mobil pikap. 

"Bahkan malam setelah kejadian dia tak mau makan dua hari dan muntah-muntah," kata ibu korban.

Saat ini, korban yang kini telah putus sekolah itu selalu ikut ke mana pun ibunya pergi. Akibatnya, sang ibu yang bekerja di peternakan ayam kesulitan bekerja. 

"Saya memohon agar pak Wali Kota Medan, Boby Nasution, bisa memfasilitasi anak saya agar bisa bersekolah lagi," ujarnya. 

Rudi Chairuniza, dari kantor hukum Irwansyah Nasution, meminta Dinas Sosial kota Medan untuk membantu korban dan ibunya. Sang ibu hanya bekerja serabutan dengan penghasilan Rp750.000 per bulan. Tempat tinggal mereka juga berpindah-pindah. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hari Kedua Pascaledakan Rumah di Grand Polonia, Tim SAR Fokus Cari 2 Korban Tertimbun

12 hari lalu

Pelatih Renang di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Murid Laki-Laki Sesama Jenis

16 hari lalu

Pemuda Cabuli Remaja Disabilitas di JPO Cirebon Tak Berkutik saat Ditangkap

22 hari lalu

Syahwat Bejat Pelatih Menembak di Surabaya, Lecehkan Atlet di Bawah Umur Berulang Kali

2 bulan lalu

Oknum Guru SD di Muna Barat Dijebloskan ke Tahanan, Diduga Cabuli Sejumlah Siswi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal