Terungkap, Ini Motif Demo BLT Berujung Kerusuhan di Madina

Ahmad Husein Lubis
Warga saat bentrok dengan aparat saat demo rusuh di Mandailing Natal. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

MADINA, iNews.id - Demo berujung kerusuhan di Desa Mompong Julu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara ternyata tak murni soal dana penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Ada motif lain yang di balik demo tersebut.

Tersangka MG yang sebelumnya tertangkap karena diduga sebagai provokator kerusuhan demo tersebut ternyata sempat mengancam Kepala Desa Mompong Julu untuk memberikan sejumlah uang.

"Tersangka MG ada meminta uang ke kepala desa. Dana desa 30 persen kalau tidak dikasih maka demo berlanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Azwar Anas di Mapolres Madina, Minggu (5/7/2020).

Dia melanjutkan, keterangan itu didapat dari AH, salah satu tersangka lain yang juga ditangkap polisi. Kemudian, polisi juga melakukan konfirmasi ke Kepala Desa Mompong Julu yang membenarkan kalau MG meminta jatah 30 persen dari dana desa yang dibagikan dalam bentuk BLT kepada warga.

"Berdasarkan konfirmasi kepala desa, memang benar MG meminta bagian 30 persen. Kalau tidak, demo berlanjut menutup jalan," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Tambang Emas Ilegal di Tapsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina, 17 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Nekat Kabur saat Ditangkap, Kurir Ganja 27 Kg di Labusel Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Karyawan Kantor Pos Takalar Penganiaya Atasan dan Rampok Uang BLT Ditangkap

57 tahun lalu

Kronologi Pembacokan Kepala Kantor Pos Takalar oleh Anak Buah saat Pertahankan Uang BLT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal