"Korban sudah terlihat dari atas pinggiran sungai, namun kondisi medan di lapangan menyulitkan tim untuk mengevakuasi korban. Tim harus membuat sistem tali temali untuk mempermudah mengevakuasi korban dari dalam sungai," katanya.
Hisar menjelaskan, korban hanyut terbawa arus Sungai Sirahar saat mandi bersama 5 orang temannya pada Minggu sore.
Saat itu, cuaca di sekitar lokasi turun hujan cukup deras sehingga menyebabkan air sungai meluap dan menyeret kelima korban. Awalnya korban dan temannya sempat terjebak di pinggir sungai. Namun rekan korban bisa menyelematkan diri, sedangkan korban hilang terbawa arus.
Teman korban yg selamat langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan kepada BPBD Humbahas. Selanjutnya dilakukan pencarian namun korban tidak ditemukan hingga akhirnya dilaporkan kepada petugas siaga Pos SAR Parapat Danau Toba.
"Setelah evakuasi, jenazah korban kami serahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka," ucapnya.