Sementara Gerhana Matahari Total terjadi saat bulan berjarak cukup dekat dengan bumi. Saat itu, piringan bulan terlihat lebih besar dan mampu menutup seluruh permukaan matahari.
"Sementara peluang gerhana matahari cincin akan cukup besar ketika bumi berada pada titik terdekat dengan bintang induknya itu. Fenomena ini biasanya tak selalu terjadi pada akhir atau awal tahun," katanya.
Tercatat sudah empat kali Indonesia menikmati gerhana matahari total, yakni pada 1983, 1988, 1995 dan terakhir pada 9 Maret 2016. Gerhana matahari total akan kembali ke Indonesia pada tahun 2023.
Sedangkan Gerhana Matahari Cincin seperti 26 Desember 2019 mendatang, sebelumnya pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1998.