Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga pelaku hanya seorang diri saat menjalankan aksinya.
"Dugaan awal saat ini dari rekaman CCTV, pelaku kita pastikan satu orang. Dia memakai helm, masker, dan jaket dengan rapi," katanya.
Polisi juga menyoroti kurangnya kewaspadaan pihak toko saat melayani pelaku. Berdasarkan rekaman CCTV, karyawan disebut sempat menyerahkan emas kepada pelaku tanpa memastikan identitasnya.
"Kalau dibilang janggal, setelah kita melihat CCTV, seharusnya karyawan toko tidak memberikan emas begitu saja kepada pelanggan yang notabene tidak dia ketahui identitasnya. Bahkan emas itu diberikan sampai dua kali dan (karyawan) terlihat tidak memperhatikan," ucapnya.
Menurutnya, pelaku sebenarnya bisa saja langsung diamankan apabila situasi saat itu segera disadari oleh karyawan maupun warga sekitar.