Dia menjelaskan, anjuran pemerintah untuk tetap di rumah termasuk tidak berkumpul beramai-ramai membuat PMI telah memikirkan cara aman bagi pelaksanaan donor darah agar tidak menyebabkan penyebaran virus Covid-19.
Misalnya, apabila ada pendonor 100 orang, maka donor darah akan dilakukan di dalam aula yang hanya melayani 5-10 orang dengan jarak masing-masing 2 meter.
"Kemudian arus masuk dan keluarnya juga akan kami atur supaya tidak saling bertemu sehingga kegiatan donor darah ini bisa aman bagi para pendonor. Sebab, di tengah wabah Covid-19, kita juga harus memikirkan pasien lainnya yang sangat membutuhkan darah," ucap Harry.
Menurutnya, pasien yang membutuhkan darah dalam kondisi saat ini sudah betul-betul terhambat. Sementara stok yang ada pada UDD PMI sudah sangat jauh menurun.
Padahal pasien lain juga punya batas waktu. Misalnya kanker, yang sangat membutuhkan darah secara cepat. Begitu juga pada pasien yang mengalami kecelakaan pendarahan akut.
"Sama seperti pasien Covid-19 yang sama-samA bisa cepat merenggut nyawa. Jadi kami sangat membutuhkan keikhlasan pendonor darah sekalian, bantuLah mereka," ujar Harry.