Temui Pengunjuk Rasa Tolak Omnibus Law, Ini Kata Gubernur Edy Rahmayadi

Sadam Husin
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menemui massa ANAK NKRI, Selasa (13/10/2020). (Foto: iNews/Sadam Husin)

MEDAN, iNews.id - Ratusan orang dari Aliansi Nasional Anti Komunis-Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK-NKRI) berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Selasa (13/10/2020). Dalam aksinya, massa meminta Gubernur SumutEdy Rahmayadi untuk memberikan sikap terkait pengesahan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Pengesahan UU Cipta Kerja dinilai massa melanggar mekanisme demokrasi karena tidak melibatkan partisipasi publik dalam pembahasannnya. Mereka menuntut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk menyurati pemerintahan pusat agar membatalkan pengesahan undang-undang tersebut.

"Keberadaan undang-undang ini sangat merugikan kaum pekerja," kata Koordinator Aksi Tumpal Pangabean.

Sementara itu, Edy Rahmayadi yang menemui pengunjuk rasa mengaku belum menerima salinan dari UU Cipta Kerja.

“Untuk itu masalah Omnibus Law, saya tak tahu sampai mana barang itu. Saya tugaskan staf saya mencari draf Omnibus Law,” kata Edy.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

57 tahun lalu

Medan Dikepung Banjir! Rumah Dinas Gubernur, Kapolda hingga Pangdam Ikut Terendam

57 tahun lalu

Reaksi Bobby Nasution Mobilnya Diadang dan Digebrak Emak-Emak saat Kunjungan ke Batubara

57 tahun lalu

Emak-Emak di Batubara Nekat Adang dan Gebrak Mobil Bobby Nasution

57 tahun lalu

Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Bobby Nasution

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal