Sumut Dikepung Bencana: Banjir Bandang-Longsor Landa 11 Kabupaten Kota, 24 Orang Tewas

Tim iNews
Banjir bandang dan longsor melanda 11 kabupaten/kota yang ada di Sumut, Selasa (25/11/2025). (Foto: Ist)

Analisis Polda Sumut menyimpulkan, rangkaian bencana dipicu curah hujan tinggi yang terjadi hampir tanpa jeda selama beberapa hari. Di sejumlah titik banjir, tinggi genangan air masih mencapai sekitar 1 meter. Potensi longsor susulan juga dilaporkan di Tapanuli Utara, Humbahas, Pakpak Bharat dan Mandailing Natal.

Untuk penanganan darurat bencana hidrometeorologi, Polda Sumut mengerahkan 492 personel ke berbagai titik bencana. Personel tersebut terdiri atas 352 anggota Satbrimob, 121 personel Direktorat Samapta, 11 dari Bid Dokkes dan 8 personel Bid TIK. Mereka disebar ke wilayah dengan dampak terberat untuk mendukung operasi SAR.

Tugas utama personel di lapangan meliputi evakuasi warga terdampak dan pencarian korban hilang. Selain itu, polisi juga melakukan pengamanan lokasi bencana dan pengaturan lalu lintas di jalur yang tertutup material longsor. Pembersihan longsoran dan pembukaan akses jalan menjadi prioritas.

“Fokus kami adalah menyelamatkan warga, melakukan evakuasi, dan membuka akses jalan yang tertutup material longsor. Polri hadir sepenuh hati untuk masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dikutip dari iNews Medan, Rabu (26/11/2025).

Dia menegaskan seluruh jajaran bekerja maksimal membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah dan relawan menjadi kunci percepatan penanganan bencana hidrometeorologi Sumut. Posko darurat, posko kesehatan dan pusat informasi telah didirikan di sejumlah titik. Upaya perbaikan infrastruktur serta pembersihan material longsor di jalur utama juga terus digenjot.

Mengingat kondisi cuaca masih labil, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan di kawasan lereng, bantaran sungai dan daerah rawan longsor. Kombes Ferry mengimbau warga mengikuti arahan petugas terkait potensi bencana susulan. Seluruh personel dipastikan siaga 24 jam di lapangan.

Polda Sumut juga membuka kanal informasi bagi warga yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kondisi darurat di wilayahnya. Penanganan Bencana Hidrometeorologi Sumut diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi sehingga risiko korban jiwa dan kerusakan dapat ditekan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan Sumut, 8 Orang Tewas 58 Luka-luka

57 tahun lalu

Banjir Bandang dan Longsor di Sumut: 12 Warga Tewas dan 7 Orang Hilang

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Analisis Penyebab Cuaca Ekstrem di Sumut Picu Banjir Bandang dan Longsor

57 tahun lalu

Banjir Bandang dan Longsor Landa Sumut, Bobby Nasution Gerak Cepat Kirim Bantuan Logistik

57 tahun lalu

Banjir Bandang dan Longsor Landa 7 Kabupaten Kota di Sumut, 4 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal