Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan Sumut, 8 Orang Tewas 58 Luka-luka
Advertisement . Scroll to see content

Sumut Dikepung Bencana: Banjir Bandang-Longsor Landa 11 Kabupaten Kota, 24 Orang Tewas

Rabu, 26 November 2025 - 17:07:00 WIB
Sumut Dikepung Bencana: Banjir Bandang-Longsor Landa 11 Kabupaten Kota, 24 Orang Tewas
Banjir bandang dan longsor melanda 11 kabupaten/kota yang ada di Sumut, Selasa (25/11/2025). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Bencana hidrometeorologi menelan 24 korban jiwa dalam rentetan kejadian tanah longsor dan banjir yang melanda 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara sejak 24 hingga 26 November 2025. Selain korban meninggal, tercatat 43 warga mengalami luka-luka dan 5 lainnya masih dalam pencarian akibat bencana dipicu curah hujan ekstrem yang terjadi hampir tanpa henti.

Berdasarkan laporan terbaru Polda Sumut, dalam 3 hari tercatat 86 kejadian bencana hidrometeorologi. Rinciannya 59 tanah longsor, 21 banjir, 4 pohon tumbang dan 2 puting beliung. Daerah dengan dampak terparah meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Pakpak Bharat dan Tapanuli Tengah.

Total korban terdampak bencana mencapai 72 orang. Rinciannya 24 orang meninggal dunia, 37 luka ringan, 6 luka berat dan 5 orang masih dalam pencarian. Angka ini diperkirakan masih bisa bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan.

Kabupaten Tapanuli Selatan mencatat 20 kejadian dengan 49 warga terdampak. Tim gabungan hingga kini masih mencari satu warga yang dilaporkan hilang. Di saat yang sama, akses jalan di sejumlah titik masih terganggu material longsor.

Kota Sibolga menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak akibat bencana hidrometeorologi Sumut. Sebanyak 12 orang dilaporkan meninggal dunia, sehingga Tim SAR gabungan terus menyisir area longsor yang dinilai berpotensi longsor susulan. Wilayah perbukitan menjadi perhatian khusus petugas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut