“Pemusnahan sisa bom tersebut dilakukan di belakang kantor Polres Tapanuli Tengah, mengingat rasa trauma warga Sibolga akibat ledakan bom yang terjadi tiga kali,” katanya.
Karena itu, kata Kapolda, masyarakat Sibolga khususnya yang berada di dekat lokasi ledakan bom diminta untuk tidak masuk ke lokasi tempat kejadian. “Khususnya kepada warga yang rumahnya dekat dengan rumah pelaku agar jangan masuk demi keselamatan warga, karena masih banyak sisa bom di sana," katanya.
Sementara itu warga masih tetap ramai mendatangi lokasi kejadian. Mereka penasaran ingin melihat langsung lokasi kejadian bom yang mengemparkan itu. Namun karena masih dalam tahap pegamanan, masyarakat pun tidak diperbolehkan masuk melewati garis yang sudah ditentukan pihak kepolisian.