Santri Dianiaya Pegawai Rutan, Pimpinan Ponpes Musthafawiyah Minta Masyarakat Menahan Diri

Liansah Rangkuti
Pimpinan Ponpes Musthafawiyah Musthafa Bakri Nasution. (Foto: MPI/Liansah Rangkuti)

MADINA, iNews.id - Pimpinan Ponpes Musthafawiyah Musthafa Bakri Nasution meminta masyarakat menahan diri terkait kasus  oknum pegawai RutanMandailing Natal (Madina) menganiaya seorang santri. Seluruh pihak diminta untuk mempercayakan kasus tersebut ke penegak hukum. 

"Saya selaku mudir Ponpes Musthafawiyah mengajak seluruh guru dan santri serta masyarakat tetap tenang jangan terpancing. Biarkan permasalahan ini aparat hukum yang menanganinya," kata Musthafa, Kamis (23/9/2021).

Sebelumnya ratusan warga dan santri mendatangi Mapolsek Natal dan Rutan Natal, pascainsiden penganiayaan yang dilakukan oknum pegawai Rutan Natal berinisial DG terhadap seorang santri Ponpes Musthafawiyah berinisial SR.

Musthafa mengatakan, masyarakat dan terutama keluarga besar Pondok Pesantren Musthafawiyah dilarang menunjukan arogansi. Apalagi memberikan komentar-komentar yang bersifat pemicu keributan.

"Permasalahan yang menimpa salah satu santri, biarkan penegak hukum yang menindaknya. Saya harap jangan ada dari pihak Pondok Pesantren yang menimbulkan kekacauan apalagi memberikan komentar yang kurang pada tempatnya seperti di media sosial," ucapnya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Tambang Emas Ilegal di Tapsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina, 17 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Narapidana di Nganjuk Nekat Kabur Lompat Pagar Berduri, Kini Diburu Petugas

57 tahun lalu

Nekat Kabur saat Ditangkap, Kurir Ganja 27 Kg di Labusel Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Mandailing Natal Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal