Sakit Infeksi Gigi Tak Mau Makan, Gajah Dwiki Berusia 43 Tahun Akhirnya Mati

Antara
Gajah Dwiki yang mati dilakukan tindakan Nekropsi oleh tim dokter hewan Vesswic, TSI dan BBKSDA Sumatera Utara di lokasi Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC), Kabupaten Simalungun. (ANTARA/Humas BBKSDA Sumatera Utara))

"Hal ini berdampak pada lambung, volumenya tidak bisa optimal. Lalu diperparah dengan intosusepsi lambung sehingga berdampak pada malnutrisi dan malabsorsi, tubuh kesulitan menyerap nutrisi dari makanan sehingga terjadi penurunan kesehatan dan berat badan," ucapnya.

​​​​​​​Rudianto menambahkan, setelah kematian gajah Dwiki, langsung dilakukan tindakan Nekropsi tim dokter hewan Vesswic, TSI dan BBKSDA Sumut. Hasil Nekropsi ditemukan luka rahang bagian dalam sehingga gajah tidak mau makan sehingga mengalami kematian.

Pada saat Nekropsi dilakukan pengambilan sampel bagian tubuh yaitu hati, paru, ginjal, jantung, limpa dan vesica urinaria untuk pemeriksaan Histopatologi di Balai Veteriner Medan guna mendapatkan informasi yang lebih valid terkait kematian gajah Dwiki.

"Selesai Nekropsi bangkai gajah Dwiki pada tanggal 14 Februari 2023 dikuburkan di lokasi ANECC, sedangkan gading gajah dipotong untuk disimpan di BBKSDA Sumut," ujar Rudianto.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

57 tahun lalu

Tragis! Pemuda asal Sergai Tewas Tertabrak Kereta Api di Simalungun

57 tahun lalu

Siswi SMP di Simalungun Tewas Dibunuh, Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari  4 Jam

57 tahun lalu

4 Gajah Dikerahkan Evakuasi Meterial Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

57 tahun lalu

Di Mana Itu Tesso Nillo? Rahasia Hutan Tropis Riau yang Terancam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal