RS Columbia Medan Bantah Tagih Biaya Pasien Covid-19 Rp456 juta, Ini Duduk Perkaranya

Antara
GM RS Columbia Asia Medan Deny Hidayat, didampingi Direktur RS Colombia Asia Medan Sutomo Kasiman dan Medical Service Manager Sabar Petrus Sembiring saat memberikan keterangan. (foto: Antara)

"Jadi kami sudah memberikan solusi yang terbaik dan pasien setuju," ucapnya.

Selanjutnya, lantaran keluarga sedang berduka karena meninggalnya pasien, pihaknya pun memberikan waktu selama dua minggu untuk kembali datang menyelesaikan segala administrasi yang dibutuhkan untuk klaim biaya ke Kemenkes. Begitu juga dengan pemotongan deposito sesuai dengan biaya yang tidak ditanggung Kemenkes tersebut.

"Karena tanpa suami menandatangani itu tidak bisa kami klaimkan ke Kemenkes," ujarnya. 

Akan tetapi, beredar kabar dari keluarga pasien jika RS Columbia menagihkan biaya ratusan juta kepada mereka. Hal ini yang sangat disayangkan.

"Pasien memilih membayar di awal itu tidak bisa kami cegah, mungkin diawal tidak berpikir biaya sebesar itu sehingga bersedia membayar pribadi," katanya.

Deny menambahkan, memang untuk pasien Covid-19 tidak semata-mata biaya perawatannya akan langsung ditutupi Kemenkes. Karena sebetulnya aturan dan kondisi klinis tertentu yang harus dimiliki pasien sehingga biaya bisa diklaimkan. 

"Yang Rp87 juta tidak bisa diklaimkan karena pasti akan ditolak. Tapi yang perlu jadi perhatian di rumah sakit mana pun, ada tindakan yang tidak ditanggung Kemenkes akan menjadi tanggungan pribadi pasien. Dan itu berlaku bagi seluruh RS di dunia dan Indonesia," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Warga Pontianak Positif COVID-19, 2 Pasien Dirawat 2 Isolasi Mandiri

57 tahun lalu

22 Pasien Covid-19 Masih Diisolasi di RSUD dr Slamet Garut

57 tahun lalu

Puluhan Kasus Covid-19 Ditemukan di Garut usai Lebaran, 4 Pasien Meninggal

57 tahun lalu

Gibran Tunda Kenaikan PBB setelah Muncul Polemik di Kalangan Masyarakat

57 tahun lalu

3 Pasien Covid-19 di Babel Meninggal, Punya Komorbid Jantung dan Diabetes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal