Ribuan Ikan di Batubara Mati Mendadak, Dinas Lingkungan Hidup Uji Sampel Air di Laboratorium

Stepanus Purba
Ribuan ikan mati di Kawasan Pantai Alam Indah, Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Batubara. (Foto: istimewa)

Saat turun ke lokasi, pihak masih mendapati ikan yang mati namun tidak sebanyak unggahan foto yang viral di Facebook. Menurutnya, sudah banyak bangkai ikan yang dibawa ke tengah ketika air laut mulai pasang. 

"Lagi-lagi kita tunggu hasil lab dulu. Masuk lab semalam (Rabu) dan hasilnya keluar 2 minggu lagi," katanya. 

Azhar mengatakan berdasarkan catatan di Pemkab Batubara, kejadian kematian ikan tersebut merupakan pertama kali terjadi. Namun pihaknya masih menelusuri dari masyarakat apakah kejadian tersebut pernah terjadi sebelumnya. 

"Di kawasan tersebut ada beberapa industri yang beroperasi. Hanya saja apa pun penyebab kematian tidak bisa dari menduga-duga, namun dari hasil laboratorium," ujarnya. 

Sementara itu, pengamat lingkungan hidup, Jaya Arjuna mengatakan, kematian ribuan ikan ini harus ditangani dengan serius karena bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, penelusuran itu tidak hanya pada sampel air melainkan juga perusahaan apa saja yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut. 

"Ini harus ditangani dengans serius karena jelas merugikan masyarakat. Ini kejadian sudah berulang kali terjadi. Kita semua harus tahu, perusahaan apa yang beroperasi di sekitar itu. Ini berkaitan dengan kehidupan masyarakat nelayan," katanya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
7 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Etomidate di Batubara, 4 Tersangka Ditangkap

16 hari lalu

Diduga Cekcok dengan Istri, Pria di Batubara Tewas usai Bakar Rumah

27 hari lalu

Identitas 7 Korban Tewas Kecelakaan Maut Travel vs Truk di Tol Lima Puluh-Indrapura

27 hari lalu

Kronologi Kecelakaan Maut Travel di Tol Lima Puluh Tewaskan 7 Orang, Sopir Truk Kabur

27 hari lalu

Update Korban Kecelakaan Maut Bus Travel di Batubara, 7 Orang Tewas Belasan Dirawat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal