“Kapolres turun dan menghalau anak-anak yang mengganggu kendaraan di lokasi itu,” ujarnya dikutip dari laman Humas Polda Sumut, Rabu (7/5/2025).
Menurutnya saat ini telah dibentuk tim khusus yang melibatkan Bidang Propam Polda Sumut, Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Laboratorium Forensik. Penanganan kasus ini juga diawasi langsung oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) serta Itwasum Mabes Polri.
“Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam menyikapi penembakan yang terjadi di Belawan, yang berakibat salah satu adik kita meninggal dunia. Kami terbuka terhadap situasi ini dan menyerahkan proses sepenuhnya kepada sistem yang bekerja secara profesional,” kata Kapolda.
Dia mengatakan, tim khusus akan memeriksa AKBP Oloan Siahaan untuk memastikan apakah tindakan penembakan yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur.
"Ini demi transparansi, kita gak main-main terhadap pendekatan hukum. Kalau memang dia salah kita tindak, kalau memang dia betul ya kita sampaikan kepada media," ucapnya.