"Saya dipanggil ke depan saat berbaris lalu dipukulinya di depan teman-teman lain," ujar korban, Sabtu (20/11/2021)
Dia mengaku memang tidak menceritakan kejadian saat menyenggol spion mobil guru tersebut, termasuk soal jumlah uang yang diminta untuk ganti ke orang tuanya.
"Aku takut bilang ke orang tua, Pak Guru minta Rp1,5 juta," katanya.
Sementara itu, AH mengaku kesalahannya lantaran telah memukul siswa tersebut. Dia mengatakan semua terjadi secara refleks.
"Saya minta maaf dan saat itu khilaf. Saya emosi lalu iblis datang dan saya menampar siswa itu," katanya.
Dalam kasus tersebut, polisi telah meminta keterangan pelapor dan terlapor. Termasuk juga teman-teman sekolah terlapor sebagai saksi yang melihat kejadian tersebut. Kasus ini sudah dalam penanganan polisi.