Pertamina Akui Kelangkaan BBM di Sumut Disebabkan Pembatasan Kuota

Stepanus Purba
Solar, Pertalite hingga Pertamax langka di Sumut, warga mulai panik. Foto: Wahyudi S

MEDAN, iNews.id - Pertamina akhirnya angkat bicara terkait kekosongan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) selama beberapa hari terakhir. Kelangkaan tersebut dikarenakan pembatasan kuota akibat stok BBM saat ini terbatas. 

"Minyaknya ada namun stoknya terbatas, dan kami harus mengatur stok yang ada sampai kapal berikutnya datang," kata General manager PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding C&T Regional Sumbagut Asep Wicakson, Sabtu (16/10/2021). 

Asep mengatakan terbatasnya stok BBM dikarenakan kapal pembawa BBM terhambat sampai. Kondisi tersebut disebabkan cuaca buruk hingga perjalanan kapal menjadi terhambat. 

"Namun kapal yang membawa BBM menurut info yang kami dapat mengalami keterlambatan karena faktor cuaca, otomatis penyaluran untuk harian terkurangi. Selain itu, untuk bahan bakar jenis Pertamax, impor dari Singapura dan Malaysia mengalami antrean skala internasional," kata Asep. 

Asep mengungkapkan beberapa kapal pembawa BBM yang mengalami keterlambatan sudah berlabuh di pelabuhan Belawan. Ke depan, Pertamina akan berusaha meningkatkan proses penyaluran untuk menormalisasi penyaluran BBM ke masyarakat. 

"Kami mencoba meningkatkan penyaluran kami diluar dari kebiasaan, untuk menormalisasi lagi kondisi yang ada di lapangan," ucapnya. 

Sementara itu, terkait kondisi biosolar yang juga langka dikarenakan Pertamina hanya bisa menyalurkan sesuai kouta yang ditetapkan BPH Migas. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu faktor kenapa terjadi kelangkaan BBM khususbya biosolar.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kantongi 12 Dukungan Pengcab, Hidayat Batubara jadi Calon Tunggal Ketua POBSI Sumut

57 tahun lalu

Kebakaran di Pertamina Losarang Indramayu, Asap Pekat Membubung Tinggi

57 tahun lalu

Natal di Tengah Bencana, Polri Ubah Posko Pengungsian jadi Tempat Ibadah Sementara

57 tahun lalu

1.000 Unit Hunian Tetap Disiapkan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

57 tahun lalu

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumatra Bertambah jadi 1.016 Orang, 212 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal