Penembak Wartawan di Simalungun Ditangkap, Kapolda: Korban Minta Jatah 2 Pil Ekstasi Setiap Hari

Stepanus Purba
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanuddin saat memberikan keterangan pers. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Tim gabungan Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menangkap dua  dari tiga orang pelaku penembakan wartawan di Simalungun,  Marasalem Harahap alias Marsal, hingga tewas. Pemilik Ferrari Bar and Resto berinisial S memilih merencanakan penembakan karena resah korban kerap memberitakan peredan ekstasi di tempat hiburan malam miliknya. 

Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan penembakan tersebut karena S sakit hati atas pemberitaan yang dibuat korban di tempat hiburan malam miliknya. Selain itu, korban juga diketahui kerap memeras minta sejumlah uang dan meminta jatah dua pil ekstasi sebagai imbalan agar tidak diberitakan.

"(Korban) per harinya meminta dua butir ekstasi. Dengan asumsi satu pil ekstasi seharga Rp200.000, maka korban meminta Rp12 juta dalam sebulan," kata Panca. 

Selanjutnya, S kemudian memerintahkan staf humas Ferrasi Bar and Resto berinisial FYP untuk membeli senjata api buatan amerika seharga Rp15 juta. Setelah mendapatkan senjata api, dia kemudian meminta oknum TNI berinisial A untuk mengeksekusi tersangka ditemani FYP. 

“Selanjutnya, S memerintah A dan FYP untuk menembak korban sebagai pembelajaran," ujarnya. 

Sebagai imbalan karena mengeksekusi korban, S mengirimkan uang sebesar Rp10 juta kepada A. 

"Sementara kepada YFP, dia mengirimkan uang sebesar Rp8 juta dengan dua kali pengiriman yakni pertama Rp5 juta dan Rp3 juta di pengiriman kedua," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Operasi Besar Narkoba di Sumut, 342 Orang Ditangkap Termasuk Pengguna hingga Pengedar

57 tahun lalu

Polda Sumut Gagalkan Sabu 29 Kg Jaringan Thailand, Kurir Ditangkap Dijanjikan Rp70 Juta

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal