Penderita Covid-19 di Medan Terus Meningkat, DPRD Nilai Isolation Cluster Gagal

Said Ilham
Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Edi Syahputra (Foto: iNews/Said Ilham)

MEDAN, iNews.id- DPRD Kota Medan menilai penerapan isolation cluster oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan gagal untuk menahan laju penyebaran Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pasien positif yang terus mengalami peningkatan.

Anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra menilai penerapan isolation cluster yang dilakukan Pemko Medan tidak tepat sasaran dan gagal menekan angka penyebaran Covid-19. Sejak diterapkan di awal Mei 2020, angka pasien positif Covid-19 terus bertambah hingga mencapai 3 kali lipat.

"Isolation Cluster ini cuma ada di Medan. Ini karena wali kota tidak mau berdiskusi dengan DPRD untuk merancang perwal penanganan Covid-19," kata Edi.

Menurutnya, kebijakan yang diambil Pemko Medan seharusnya lebih memperkuat tenaga medis, obat-obatan serta infrastruktur untuk penanganan Covid-19. Tak hanya itu, dia juga menilai penetapan status terhadap pasien juga kerap dilakukan secara sembarangan.

"Banyak korban ini masih batuk, demam langsung dijadikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kalau meninggal dunia jadi Covid-19," kata Edi.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu

57 tahun lalu

Penggerebekan Tempat Hiburan Malam di Medan, Ekstasi dan Miras Palsu Disita Polisi

57 tahun lalu

Kurir Ekspedisi di Medan Lawan 3 Begal, 1 Pelaku Tewas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal