Sementara itu, 203 CPNS di Pemko Kota Medan akan ditujukan untuk tenaga teknis yang ditempatkan ke rumah sakit.
"Sedangkan kalau untuk CASN, 203 formasi itu untuk tenaga teknis. Tapi walaupun tenaga teknis, tenaga teknisnya untuk ditempatkan di rumah sakit. Artinya, tenaga teknisnya juga untuk ditempatkan di bidang kesehatan," ucapnya.
Muslim mengatakan di penerimaan PPPK dan CPNS di tahun 2021, pihaknya memprioritaskan penerimaan guru dan tenaga kesehatan.
"Kami ini sangat butuh tenaga guru, mayoritas yang kita butuhkan itu untuk tenaga guru SD, sisanya untuk guru SMP sederajat," ujarnya.
Sedangkan untuk tenaga kesehatan, formasi tersebut juga sangat dibutuhkan. Khususnya, dalam situasi pandemi Covid-19 yang membutuhkan tenaga-tenaga kesehatan profesional di faskes-faskes yang ada.
"Jadi untuk tenaga kesehatan, dari jalur PPPK itu dibuka sebanyak 48 formasi, itu rata-rata untuk perawat. Sedangkan untuk CPNS, tenaga teknisnya untuk ditugaskan di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit," katanya.