Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, saat erupsi, Gunung Sinabung teramati mengeluarkan kolom abu berwarna hitam dengan intensitas yang tebal. Kolom abu condong menuju Selatan.
“Durasi erupsi terpantau selama 9 menit 17 detik dengan amplitudo maksimal 120 mm sebagaimana terekam di seismograf,” kata Armen Putra.
Sinabung juga meluncurkan awan panas dan mengeluarkan suara gemuruh yang cukup besar. Awan panas meluncur ke arah Tenggara sejauh 3,5 kilometer (km) dan ke arah Selatan sejauh 3 km. “Terdengar suara gemuruh hingga ke Pos Pengamatan Gunung Sinabung,” ujar Armen.
Hingga saat ini, Gunung Sinabung berstatus Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi. Kemudian, di lokasi yang berada dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.