Berdasarkan laporan dari warga, orangutan tersebut bergantungan dari batang ke batang di pohon buah betung. Warga sempat merasa ketakutan dan terancam karena kemunculan orangutan tersebut.
"Awal mulanya kemunculan orangutan ini, masyarakat ada merasa ketakutan seperti itu. Tetapi kemarin kita kesini dengan mitra kita, menyampaikan penyuluhan sosialiasi kepada masyarakat, bahwa orangutan ini tidak mengganggu," ucap Tuahman.
Tuahman mengimbau kepada masyarakat, orangutan ini punya insting sendiri. Orangutan mengetahui jenis makanan yang cocok untuknya.
"Jadi jangan memberi makanan dari luar, belum tentu makanan yang diberi cocok dengannya. Jangan terlalu dekat dan mengganggu mereka," ujarnya.