Sementara itu untuk DPK, tutur Yusup, perbankan di Sumut berhasil menghimpun dana hingga Rp304,18 triliun hingga April 2022. Angka itu tumbuh 12,45 persen dibandingkan April 2021.
Sedangkan penyaluran kredit atau pembiayaan perbankan pada April 2022 mencapai Rp231,83 triliun atau tumbuh 6,66 persen dibandingkan April 2021.
"Pertumbuhan penyaluran kredit atau pembiayaan ini terjadi di tengah profil risiko perbankan yang tetap dapat dijaga dengan baik. Yang tercermin dari rasio gagal bayar (non performing loan/NPL) gross turun di bawah 3 persen, yaitu sebesar 2,5 persen," tutur Yusup.