Menteri Prabowo Hentikan Operasional 3 Perusahaan Tambang-Sawit di Tapsel usai Banjir Sumatra

Tim iNews
Pemerintah menghentikan operasional tiga perusahaan di DAS Batang Toru, Tapsel usai banjir-longsor di Sumut. (Foto: Ist)

Menteri Hanif memastikan bahwa proses audit lingkungan akan berjalan menyeluruh. Perhitungan kerusakan, penilaian aspek hukum, hingga kemungkinan proses pidana akan dilakukan jika ditemukan pelanggaran serius. Penegakan hukum disebut menjadi kunci utama mencegah bencana ekologis berulang.

“Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan di hulu DAS Batang Toru wajib menghentikan operasional dan menjalani audit lingkungan. Kami tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggaran,” ujar Menteri Hanif dikutip dari iNews Medan, Sabtu (6/12/2025).

Pemerintah juga berkomitmen memperketat verifikasi persetujuan lingkungan dan kesesuaian tata ruang untuk seluruh kegiatan di wilayah hulu Sumatra.

Penghentian operasional perusahaan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak lagi mentoleransi aktivitas yang berpotensi memicu bencana. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat berada di atas kepentingan bisnis.

Langkah ini juga diharapkan mempercepat pemulihan ekosistem Batang Toru dan mencegah terulangnya banjir-longsor serupa. Pemerintah meminta seluruh pelaku usaha untuk patuh pada aturan demi keberlanjutan lingkungan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhut Raja Juli bakal Cabut Izin Pemanfaatan Hutan 20 Perusahaan, Luasnya 750.000 Hektare

57 tahun lalu

Soal Kerusakan Hutan, Anggota DPR Nilai Menhut Raja Juli Kebagian Cuci Piring

57 tahun lalu

Kapolri-Menhut Bentuk Satgas Gabungan Usut Kayu Gelondongan, Pastikan Kerja Cepat!

57 tahun lalu

Menhut Ungkap 12 Perusahaan Terindikasi Langgar Hukum, Picu Bencana Sumatera

57 tahun lalu

Bareskrim Selidiki Dugaan Illegal Logging Penyebab Banyaknya Kayu Terbawa Banjir di Sumatera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal