Ma'ruf Amin Sebut Hoaks sebagai Tsunami Digital yang Sangat Berbahaya

Ahmad Husein Lubis
Liansah Rangkuti
Cawapres 01 KH Ma'uf Amin memberikan tausiah dan pesan politik dalam tablig akbar di Pasir Putih Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, Senin (11/03/2019). (Foto: iNews.id/Achmad Husein Lubis)

MANDAILING NATAL, iNews.id - Berita hoaks yang terus menggempur pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dinilai sebagai tsunami digital yang sangat berbahaya.

Hoaks yang paling anyar yang menyerang pasangan 01 itu adalah kondom bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebelumnya, pasangan tersebut diserang kampanye hitam oleh sekelompok emak di Karawang, Jabar, dan Sulawesi Selatan. Isunya mulai tidak ada azan jika Jokowi-Ma’ruf memimpin dan penghapusan pendidikan agama.

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan, tsunami digital berupa hoaks merupakan yang paling berbahaya.

"Sebab, kalau tsunami Palu ya di Palu saja, sama di Banten tetap di Banten saja itu tsunami. Tapi kalau tsunami digital itu menebar ke seluruh Indonesia dan dunia, ya itu tadi berita hoaks yang disebar dari media sosial, maka dari itu hati-hati dengan hoaks" kata Ma’ruf dalam tablig akbar di Pasir Putih Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, Senin (11/03/2019).

Terkait serangan hoaks itu, Ma’ruf mengajak relawan dan pendukungnya untuk bersama-sama memerangi hoaks. Ma’ruf juga meminta dukungan penuh dari kaum Nahdliyin di Madina untuk mendukungnya di Pilpres.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Kasus Tambang Emas Ilegal di Tapsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina, 17 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Nekat Kabur saat Ditangkap, Kurir Ganja 27 Kg di Labusel Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal