KPPU Panggil Hiswana Migas Sumut Buntut Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Ini Hasilnya

Wahyudi Aulia Siregar
Pengurus Hiswana Migas Sumut memberikan keterangan saat dipanggil ke Kantor KPPU-RI Perwakilan Medan (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU-RI) Kantor Perwakilan Medan memanggil Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Sumatera Utara (Sumut), Selasa (1/8/2023). Hal ini buntut dari kelangkaan elpiji 3 kg beberapa waktu lalu. 

Hiswana Migas selaku asosiasi pelaku usaha yang memiliki peran sebagai wadah komunikasi dengan Pertamina Persero dan Sub-holding Pertamina sekaligus sebagai operator pangkalan dianggap memiliki peran penting dalam upaya penyelesaian kelangkaan elpiji 3 kg tersebut. Hadir dalam pertemuan itu Ketua DPC Hiswana Migas Sumut, Haris Razali, didampingi oleh jajarannya antara lain M. Darma, Muhammad Suwandi, Indah Sari dan Fitri Karo.

Kepala Kantor Wilayah KPPU Medan, Ridho Pamungkas, mengatakan bahwa penyediaan dan pendistribusian elpiji sudah ada aturannya berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG. Namun fakta di lapangan terjadi kelangkaan dan menyebabkan harga jual di konsumen di atas HET, hal tersebut dapat menjadi salah satu penyumbang inflasi di Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

“Data yang kami peroleh dari Pertamina, realisasi penyaluran elpiji 3 kg di Kota Medan dan Deli Serdang mengalami penurunan dari bulan Mei ke bulan Juni, dimana justru di bulan Juni, permintaan masyarakat sedang tinggi karena adanya libur Idul Adha, ini yang disinyalir menjadi penyebab terjadinya kelangkaan dan panic buying, ” ujar Ridho dalam keterangannya, Rabu (2/8/2023). 

Menanggapi hal tersebut, pihak Hiswana membenarkan bahwa untuk wilayah Sumut, tidak ada penyaluran secara fakultatif dari Pertamina ke agen di hari libur. Artinya pengiriman elpiji justru berhenti ketika tanggal merah atau libur nasional. Akibatnya stok elpiji bersubsidi di pangkalan saat hari besar Idul Adha kemarin banyak yang kosong.

Haris Razali menyampaikan bahwa isu kelangkaan elpiji 3 Kg berawal dari kelangkaan yang hanya dialami di beberapa Kecamatan di Kota Medan, terutama yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deli Serdang. 

“Di Kota Medan terdapat 1.300 pangkalan dan 40 persen pangkalan stoknya kosong dan hanya terjadi di beberapa kecamatan tertentu, namun isu tersebut tersebar cepat lewat media," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris

57 tahun lalu

Elpiji 12 Kg di Surabaya Kosong, Warga Mulai Berburu Gas 3 Kg

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,1 Guncang Nias Selatan Sumut

57 tahun lalu

Bareskrim Ungkap Kasus Heroin 15 Kg di Sumut, 1 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Cekcok dengan Istri, Suami di Tapanuli Tengah Bakar Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal