Anam mengatakan dari aduan awal yang mereka terima Terbit Rencana Perangin-angin memiliki kerangkeng manusia di belakang rumah pribadinya. Namun demikian, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah pekerja yang diduga dikurung di lokasi tersebut.
"Secara kasat mata informasi awalnya adalah penjara ini berada di wilayah rumah Bupati. Kalau pertanyaannya, ada apa rumah Bupati ada penjaranya? Itu bagian dari kami yang mau memperdalam," imbuhnya.
Dari foto yang dicantumkan sebagai bukti pelaporan, terlihat satu tahanan mengalami lebam di sekitar muka. Berdasar itulah adanya dugaan penyiksaan dalam kerangkeng manusia tersebut.
"Berdasarkan foto ini, ada orang yang mengalami luka-luka. Begitu yang akan kami lakukan," ucapnya.