Saksi mata di lokasi menuturkan, kejadian ledakan berlangsung cepat. Diawali dengan bunyi ledakan yang keras hingga memicu terjadinya kobaran api.
“Saya lagi di bawah pindahkan air tiba-tiba bunyi ledakan. Saya panik dan selamatkan diri, di atas masih ada rekan saya yang lagi tidur,” ujar Irmawati Nurbun, pekerja di salah satu ruko tersebut.
Diketahui, ruko ini meledak pada Kamis (11/4/2019) pukul 20.30 WIB. Akibat peristiwa itu, 2 anak meninggal dan 10 orang lainnya luka-luka. Korban tewas dan luka-luka saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Royal Prima Medan.