Keluarga TKI yang Tewas di Penang Berharap Pembunuh Santi Ditangkap

Eka Hetriansyah
Wahyu Rustandi
Nurmaida Sihombing menangis memeluk foto putrinya Santi Restauli Simbolon (25), Jumat (16/3/2018). (Foto: iNews.id/Wahyu Rustandi)

Keluarga tidak menyangka Santi akan meninggal secepat ini. Apalagi, penyebabnya diduga karena dibunuh. Selama ini Santi tidak pernah bercerita jika dia punya masalah. Dalam komunikasi terakhirnya dengan sang ibu, Santi hanya menyebutkan sdah hampir setahun ini ada seseorang yang menyukai dia di Malaysia, namun dia menolaknya. "Makanya katanya, dia udah jarang keluar di sana (Malaysia), sudah ada hampir satu tahun," kata Nurmaida.

Jenazah Santi tiba di Medan, Kamis (15/3/2018) sekitar pukul 11.10 WIB. Kasus pembunuhan Santi masih ditangani Kepolisian Penang Malaysia. Hasil koordinasi Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Medan Wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan KJRI Penang, Polisi Diraja Malaysia masih memburu pelaku pembunuhan Santi. Polisi Diraja Malaysia telah mengetahui identitas pelaku yang membunuh Santi. Pelaku diketahui bekerja di perusahaan yang sama dengan korban. 

“Upaya hukum yang kami lakukan hanya berkoordinasi dengan KJRI Penang sebagai perwakilan Indonesia di Penang, agar berkoordinasi dengan Kepolisian Malaysia untuk melakukan langkah-langkah hukum, terutama untuk menangkap pelaku pembunuhan Santi,” kata Kepala Seksi Perlindungan dan Pelayanan BP3TKI Sumut, Amir Akim Sihotang, Jumat (16/3/2018).

Amir memaparkan, dari data yang dimiliki BP3TKI Provinsi Sumut, Santi Restauli Simbolon telah bekerja di Malaysia sejak September tahun 2015 lalu. Dia diberangkatkan oleh perusahaan di Medan yang berkantor pusat di Jakarta, yakni PT Mitra Karya Sarana Nusa. “Korban telah memasuki tahun ketiga bekerja di Malaysia,” ujarnya.

Santi Restauli Simbolon ditemukan tewas membusuk di dalam lemari kontrakannya di Block B Green Garden Flats, Paya Terubong, pada Selasa (13/3/2018) pukul 10.00 waktu lokal. Mayat korban ditemukan oleh warga di Green Garden Flats setelah mendobrak pintu kamarnya. Mereka terpaksa melakukannya karena mengaku mencium bau busuk dari ruangan tersebut.

Korban diduga dibunuh kekasihnya asal Nepal, Sandip Gurung (27). Sejauh ini, motif pembunuhan itu tidak diketahui. Polisi Diraja Kerajaan Malaysia telah menangkap dua tersangka yang juga teman kekasih korban. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal