Keluarga TKI yang Tewas di Penang Berharap Pembunuh Santi Ditangkap

Eka Hetriansyah
Wahyu Rustandi
Nurmaida Sihombing menangis memeluk foto putrinya Santi Restauli Simbolon (25), Jumat (16/3/2018). (Foto: iNews.id/Wahyu Rustandi)

MEDAN, iNews.id – Jenazah Santi Restauli Simbolon (25), tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga korban pembunuhan, telah dimakamkan di Desa Nagakisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai Sumatera Utara (Sumut), Jumat (16/3/2018). Keluarga korban pun berharap agar Kepolisian Penang Malaysia segera menangkap pelaku pembunuhan Santi.

Keluarga korban masih sangat terpukul dengan kematian anak kelima dari sembilan bersaudara itu. Usai pemakaman Santi di pemakaman umum Desa Nagakisar, ibu korban, Nurmaida Sihombing, masih terus meratapi kematian putri tercintanya. Dipandanginya berkali-kali foto Santi, lalu dipeluk sambil menangis. Di samping, suaminya Biner Simbolon juga hanya ikut meneteskan air mata. 

"Kayak disambar petir aku. Sampai sekarang aku nggak sanggup. Terus terang, belum percaya aku anakku ini sudah meninggal. Macam mimpi rasanya. Nggak percaya aku anakku sudah meninggal sampai sekarang," kata Nurmaida Sihombing.

Nurmaida Sihombing dan Biner Simbolon mengatakan, mereka terakhir kali berkomunikasi dengan Santi sekitar 10 hari lalu. Santi menanyakan kabar keluarganya. "Nanya kabar kami di rumah, nanya kabar rumah ini karena dia lah yang membantu membiayai perbaikan rumah ini," kata Nurmaida.

Di mata keluarga, korban merupakan anak yang berbakti pada orang tua dan keluarga. Selama bekerja di Malaysia, korban sering mengirim uang. Bahkan, korban yang bekerja menjadi TKI karena orang tuanya tidak sanggup menguliahkannya, sudah membantu memperbaiki rumah keluarga. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal