Keluarga Bupati Langkat Pertanyakan Kesimpulan Komnas HAM terkait Kerangkeng Manusia

Erwin Syahputra Nasution
Sangap Surbakti yang menjadi juru bicara keluarga Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin. (Foto: iNews/Erwin Syahputra Nasution)

MEDAN, iNews.id - Keluarga Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin angkat bicara terkait hasil investigasi Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM). Pihak keluarga menilai terlalu dini mengeluarkan pernyataan terkait sejumlah dugaan tindak pidana di kerangkeng manusia yang ditemukan di rumah Bupati Langkat

Juru bicara keluarga Terbit Rencana, Sangap Surbakti mengatakan Komnas HAM terlalu cepat mengambil kesimpulan terkait keberadaan kerangkeng manusia tersebut. Data yang dijadikan dasar Komnas HAM dinilai masih merupakan hasil investigasi sementara. 

"Kami sangat menyayangkan ulah Migrant Care dan Komnas HAM yang belum melalui proses panjang langsung berkesimpulan dengan menggunakan data sementara," ucapnya. 

Sangap mempertanyakan terkait data yang diterima oleh Migrant Care dan Komnas HAM untuk mengambil kesimpulan. Pihaknya juga menduga data tersebut tidak diteliti dengan baik. 

"Dari mana mereka memperoleh data tersebut. Diteliti tidak data tersebut. Karena untuk meneliti data tersebut membutuhkan orang dengan keahlian khusus," ujarnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Modus Perampokan Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Pura-Pura Pinjam HP

57 tahun lalu

Perampok Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat Ditangkap

57 tahun lalu

Bantuan Tak Merata, Korban Banjir Demo di Kantor Bupati Langkat

57 tahun lalu

5 DPO Penyerangan Tambrauw Menyerahkan Diri usai Negosiasi dengan Komnas HAM Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal