Pemerintah kecamatan setempat memastikan bahwa saat jago merah pertama kali mengamuk, aktivitas operasional pabrik sebenarnya sudah berakhir dan para pekerja sudah pulang.
Hingga Minggu siang, petugas gabungan masih terus melakukan proses pembasahan di lokasi guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Medan. Kerugian materiil akibat bencana besar ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.