"Pihak batalion juga telah mendoakan korban yang mengalami musibah dan mengantarkan jenazah Serda Iman ke kampung halamannya di Kabupaten Nias dengan menggunakan pesawat terbang," ucapnya.
Sebelumnya, anggota TNI AD Serda Iman meninggal dunia ketika sedang sparing bela diri dengan rekannya Pratu AR di Kompleks Batalion 122/TS Dolok Masihul, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, Senin (4/11/2019) pukul 17.15 WIB.
Saat itu, Serda Iman terkena tendangan di bagian dada kiri oleh Pratu AR dan terjatuh. Korban sempat bangkit, namun terjatuh lagi hingga tidak sadarkan diri.
Selanjutnya, personel bagian kesehatan Kompi B Yonif 122/TS membawa Serda Iman ke Klinik Buah Hati di Dolok Masihul. Namun pada pukul 18.00 WIB, Serda Iman dinyatakan meninggal dunia.
Atas kematian ini, keluarga Serda Iman telah membuat laporan ke Subdetasemen Polisi Militer (Subdenpom) I/2-5 Nias. Mereka menuntut keadilan atas kematian pemuda asal Desa Binaka, Kecamatan Idanoi, Kota Gunungsitoli itu, yang dinilai janggal.