Sebelumnya, masyarakat digegerkan dengan penemuan mayat siswi SMA di bawah pohon bambu, Dusun Khou-Khou, Desa Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (29/11/2019).
Penemuan ini berawal saat korban tak kunjung pulang ke rumah. Adik korban yang melakukan pencarian menemukannya jasad korban dalam kebun, sekitar 50 meter dari jalan umum yang biasa dilewati warga.
Hasil identifikasi, tulang leher korban patah dan ada bekas tusukan senjata tajam. Polisi juga menemukan bekas sayatan di bagian punggung, wajah dan dada korban. Sementara hasil diagnosa, korban ternyata sedang mengandung dengan usia kehamilan empat hingga lima bulan.