"Untuk 267 juta rakyat, bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle, sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat Perppu yang lebih penting lagi, kalau memang diperlukan," katanya.
"Kita harus ngerti ini, jangan biasa-biasa saja, jangan linier, jangan menganggap ini normal, bahaya sekali kita. Saya melihat banyak kita yang menganggap ini normal," katanya.
Presiden menekankan kepada menteri harus bekerja keras karena pandemi Covid-19 sangat berat. Dia meminta semua menteri mengambil kebijakan dengan perasaan atau suasana krisis.
"Jangan kebijakan yang biasa-biasa saja, menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini," katanya.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu melihat tidak ada suasana krisis dalam pengambilan kebijakan untuk mengatasi dampak Covid-19.
"Saya lihat masih banyak kita ini yang seperti ini biasa-biasa saja, saya jengkelnya di situ, ini apa enggak punya perasaan, suasananya krisis," ucapnya.